Mengunjungi Pasar Seni Gili Trawangan

Mengunjungi Pasar Seni Gili Trawangan ---Bila kamu suatu saat berkesempatan untuk berlibur atau mngunjungi pulau Lombok, cobalah untuk menyempatkan mampir ke Gili Trawangan yang merupakan pulau terbesar di Lombok. Selain mencoba wisata menyelam dan snorkeling, kamu juga bisa Mengunjungi Pasar Seni Gili Trawangan yang setiap malamnya selalu ramai oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Pasar Seni Gili Trawangan hanya dibua pada malam hari yang berisi beberapa pertokoan, bar dan kafe.

Pasar Seni Gili Trawangan

Pasar Seni Gili Trawangan sebenarnya hanyalah merupakan sebuah jalan kira-kira 200an meter yang berisi pertokoan, bar, kafe, dan beberapa bungalow. Jika kamu pernah mengunjungi jalan Kuta atau Legian Bali, maka pasar seni Gili Trawangan ini adalah versi kecilnya. Mirip sekali dengan suasana dan aktifitas di jalan Kuta atau Legian Bali. Hanya saja pasar Seni Gili Trawangan lebih kecil.

Jika kamu berada di hotel yang agak jauh dari pasar seni Gili Trawangan, kamu bisa menggunakan cidomo, sebuah kendaraan yang menyerupai delman untuk Mengunjungi Pasar Seni Gili Trawangan. Mungkin suasana yang dibayangkan tentang Pasar Seni Gili Trawangan yang ramai tidak kamu dapati sepanjang perjalanan yang terlihat sepi dan gelap. Namun keadaan berbalik saat kamu tiba di Pasar Seni Gili Trawangan. Suasananya masih ramai dan terang dipadati oleh wisatawan asing yang sedang menikmati hidangan sambil memandangi laut di restoran tepi pantai ataupun yang sedang asyik berjoget di bar-bar setempat. Ada pula yang sedang melihat-lihat souvenir di beberapa toko kecil.

Hampir semua restoran yang ada di Pasar Seni Gili Trawangan ini sepertinya sudah mengadopsi pangsa pasar internasional. Hampir semua restoran yang ada di Pasar Seni menyediakan hidangan internasional, seperti steak dan pizza. Namun jangan khawatir bagi backpacker ataupun wisatawan lokal. Dipasar Seni Gili Trawangan juga ada juga warung-warung tenda yang menyajikan mi instan rebus serta roti bakar lokal seperti yang biasa disajikan di warung-warung kopi.

Toko-toko souvenir yang ada di Pasar Seni Gili Trawangan ini menjual baju-baju bertuliskan "Lombok", bikini, serta aksesori yang terbuat dari bahan kayu. Namun sayang, harganya lebih mahal dibanding harga di Mataram. Walaupun begitu, tetap ini dianggap wajar karena Pasar Seni Gili Trawangan terletak di pulau yang memang jauh dan berdampak pada harga. Tapi semua itu bisa saja didapatkan dengan lebih murah manakala kita bisa menawar.

Selain ada beberapa pertokoan, bar dan kafe, di pasar Seni Gili trawangan ini juga terdapat beberapa agen wisata yang menawarkan tur diving, snorkeling, bahkan menyeberang ke Bali. Ada pula bungalow atau penginapan murah bagi wisatawan backpacker yang Mengunjungi Pasar Seni Gili Trawangan dan ingin menghemat. Satu kamar yang dilengkapi kipas angin sehargai Rp 300 ribu per malam.

Mungkin Pasar Seni Gili Trawangan memang tidak seramai Legian atau Kuta Bali. Namun Mengunjungi Pasar Seni Gili Trawangan merupakan pengalaman tersendiri saat berkunjung ke Pulau Lombok. Dan jika sempat, coba juga Wisata Edukasi Sejarah di Istana Cipanas. Moga Manfaat!

Postingan terkait: