Mengenal Potensi Depresi dan Stres Suatu Pekerjaan

Mengenal Potensi Depresi dan Stres Suatu Pekerjaan ---Depresi dan Stres dalam suatu pekerjaan adalah hal yang lumrah, yang timbul akibat suatu tuntutan pekerjaan melebihi kemampuan maksimum seseorang. Walaupun ini merupakan permasalahan umum, namun Mengenal Potensi Depresi dan Stres Suatu Pekerjaan perlu juga bagi setiap orang yang akan memilih suatu profesi sebagai pekerjaan ataupun karirnya. Dengan begitu, jika suatu saat nanti seseorang mengalami depresi dan stres, ia tidak akan kaget lagi. Karena memang ini termasuk resiko yang bakal timbul dari pekerjaannya.

Timbulnya depresi dan stres suatu pekerjaan bisa diakibatkan oleh banyak faktor. Faktor inilah yang terkadang membuat seseorang harus bekerja melebihi kemampuan maksimumnya. Dan diantara banyak faktor itu, rata-rata depresi dan stres timbul akibat jam kerja dan lingkungan kerja itu sendiri.

Depresi dan Stres
Berikut beberapa profesi atau pekerjaan yang bisa menimbulkan depresi dan stres karena pengaruh jam kerja dan lingkungan kerja.

Seniman, Entertainer, dan Penulis
  • Pekerja dalam bidang seniman, entertainer dan penulis memiliki kecenderungan Depresi dan Stres yang tinggi karena dipengaruhi pendapatan yang tidak teratur dan jam kerja yang tidak pasti. Orang-orang yang dituntut bekerja secara kreatif memiliki resiko stres lebih tinggi serta cenderung mengalami gangguan mood.
Pelayanan Pelanggan
  • Profesi Customer Service atau pelayanan pelanggan dapat memicu gejala Depresi dan Stres. Profesi customer service ini biasanya menerima keluhan pelanggan terhadap kepuasan service atau pelayanan sehingga profesi ini harus memiliki kontrol yang kuat terhadap emosi.
Tenaga Pengajar atau Pendidik
  • Tuntutan terhadap tenaga pengajar atau dosen dan guru tampaknya akan terus berkembang. Banyak faktor yang dapat memberi tekanan, biasanya tekanan itu muncul dari anak-anak (pelajar dan mahasiswa). Peran orangtua yang menuntut pelayanan pendidikan yang bermutu, terkait dengan pemenuhan standar nilai, juga sering menjadi pemicu Depresi dan Stres bagi profesi ini.
Public Relation Officer
  • Setiap perusahaan membutuhkan seorang Public Relation (PR) karena profesi PR memiliki tanggung jawab dalam memegang image perusahaan di ruang publik atau masyarakat umum. Seorang PR dituntut untuk memberikan presentasi dan penjelasan yang baik mengenai perusahaan tempat ia bekerja. Biasanya seorang Public Relation Officer diawasi langsung oleh pemimpin perusahaan karena kesalahan sekecil apapun akan berdampak besar terhadap perusahaan. Keadaan lingkungan kerja seperti ini biasanya akan memicu Depresi dan Stres bagi seorang PR.
Finance dan Akuntan
  • Para akuntan dan Finance memiliki tanggung jawab yang begitu banyak terkait pengaturan keuangan perusahaan. Profesi ini dituntut dengan tanggung jawab, nilai kejujuran dan moral kepercayaan yang tinggi.
Pemasaran dan Tenaga Penjual
  • Setiap perusahaan yang maju dan berkembang sangat dipengaruhi oleh baik atau tidaknya marketing dan sales dari perusahaan tersebut. Seorang marketing harus mendapatkan banyak klien untuk pencapaian targetnya. Begitu juga dengan tenaga penjual (sales) yang bekerja berdasarkan komisi. Dua bidang ini cenderung melakukan perkerjaan lapangan dan umumnya seorang sales atau marketing mempunyai pendapatan yang tidak pasti (tergantung pencapaian target) dan hal ini dapat memicu stres yang tinggi, disamping tekanan yang luar biasa, dan jam kerja yang panjang.
Jika kita tertarik untuk menjadikan salah satu jenis pekerjaan atau profesi diatas sebagai pilihan karir nantinya, maka dengan Mengenal Potensi Depresi dan Stres Suatu Pekerjaan tersebut akan membuat kita lebih siap nantinya.

Demikianlah Artikel Karir tentang Mengenal Potensi Depresi dan Stres Suatu Pekerjaan kali ini. Baca juga Artikel Karir sebelumnya tentang Memilih bekerja atau meniti karir. Moga bermanfaat dan selamat berprestasi!

Postingan terkait: