Tips Menghadapi Pimpinan Emosional

Tips Menghadapi Pimpinan Emosional ---Salah satu penyebab suasana kerja yang tidak kondusif adalah sifat pimmpinan atau bos yang emosional, tempramental dan gampang marah karena hal yang terkadang sepele. Hal yang biasa terjadi dilingkungan kerja, dimana sifat dominan seorang bos atau pimpinan yang terkadang menimbulkan sifat arogan. Sehingga kebenaan selalu ada pada dirinya dan bawahan biasanya akan mendapatkan tersendiri karena sifat pimpinan yang emosional ini. Oleh karenanya, selain berusaha meningkatkan komunikasi positif antara atasan dan bawahan, juga ada beberapa Tips Menghadapi Pimpinan Emosional, yang bisa diterapkan oleh bawahannya.

Pimpinan Emosional
Berikut Tips Menghadapi Pimpinan Emosional

Punya Inisiatif dan Proaktif
  • Seperti pada post sebelumnya tentang Tips Agar Lebih Produktif Dalam Bekerja, disitu sudah diberikan kiat-kiat untuk lebih produktif. Hanya dengan meningkatkan produktifitas kerja, sifat Inisiatif dan Proaktif akan tercipta. Dengan demikian, jika semua karyawan lebih inisiatif dan proaktif, pastinya semakin kecil kemungkinan bos akan marah-marah.
Tenang dan Bijaksana
  • Ketika Anda harus berhadapan dengan si Bos yang galak, berusahalah untuk Anda selau tenang sehingga emosi Anda tidak ikut terpancing. Anda harus lebih bijak saat berhadapan dengan atasan yang galak. Lakukan pendekatan secara terarah, terencana dan tidak menyerang langsung, dengan begitu Anda bisa lebih mudah menghadapi Bos Anda.
Berkomunikasi yang Baik
  • Perhatikan nada bicara Anda. Usahakan untuk tidak melakukan intervensi atau penilaian terhadap Bos Anda dan jangan sampai Anda tidak bisa mempertangung jawabkan apa yang Anda ucapkan saat berkomunikasi dengan Bos Anda. Dan yang paling penting, jangan pernah membicarakan hal – hal yang bersifat pribadi atau personal di depan bos Anda.
Hindari Konflik
  • Sebaiknya jangan pernah Anda menciptakan konflik dengan Bos Anda, apalagi di depan publik (rekan kerja) karena pastinya Anda akan dianggap menentang peraturan yang sudah ditetapkan oleh Bos Anda. Jangan membicarakan kejelekan Bos Anda dengan rekan kerja Anda, walaupun mereka terlihat setuju dengan Anda karena jika Anda melakukannya, Anda hanya akan memperbesar konflik atau permasalahan yang ada.

Bos atau pimpinan yang emosional, tempramental dan galak adalah kondisi yang mungkin wajar dihadapi dalam lingkungan kerja. Namun situasi harusnya jangan sampai menjadikan kita sebagai hambatan dalam berkarir. Apalagi sampai keluar dari pekerjaan. Dengan memahami dan menjalankan Tips Menghadapi Pimpinan Emosional diatas, tentunya akan membuat kita bisa menjadikan situasi ini sebagai tantangan untuk lebih bersemangat.

Baca juga artikel karir sebelumnya tentang Bahasa Tubuh Ketika Wawancara Kerja yang pastinya perlu diketahui oleh para pencari kerja. Moga manfaat dan tetap semangat!

Postingan terkait: