Wisata Alam dan Mitos Seputar Gunung Salak

Wisata Alam dan Mitos Seputar Gunung Salak ---Gunung Salak merupakan salah satu Gunung yang masuk di dalam wilayah Jawa Barat. Nama gunung Gunung Salak kembali tenar setelah kabar terakhir tentang jatuhnya Pesawat Sukhoi Superjet 100 di wilayah tersebut. Kecelakaan ini merupakan kecelakaan pesawat yang ketiga dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Belum lagi beberapa kali kasus pendaki yang hilang di seputaran Gunung Salak, semakin membuatnya menjadi Destinasi Wisata Alam lengkap dengan semua mitos yang menyelimutinya.

Wisata Alam Gunung Salak
Mitos Seputar Wisata Alam Gunung Salak
Ada beberapa mitos, misteri ataupun legenda seputar wisata alam Gunung Salak sebagai berikut:
  • Bagi masyarakat Sunda yang tinggal di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Gunung Salak diyakini oleh masyarakat sekitar sebagai tempat bersemayam dan turunnya para batara atau dewa dari kayangan. Untuk itu, masyarakat Sunda klasik sering menyebut gunung ini sebagai "kabuyutan". Peran gunung Salak sebagai kabuyut dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat dan tuturan para orang-orang tua terdahulu.
  • Bagi masyarakat adat yang tinggal di Desa Giri Jaya, Gunung Salak merupakan kawasan yang penting karena menjadi asal usul daerah dan kehidupan mereka. Gunung Salak juga menyimpan banyak misteri kehidupan, di mana masyarakat meyakini bahwa siapa saja yang dapat menemukan atau mengerti rahasia di dalamnya akan menjadi manusia arif (waskita). Pendapat mereka didasarkan atas tafsiran mengenai asal kata "Salak" yang menjadi nama gunung ini. Menurut masyarakat setempat, nama "Salak" berasal dari "Siloka" dan "Salaka" yang berarti "simbol atau tanda dan juga asal-usul".
  • Masyarakat Sunda wiwitan menganggap bahwa kawasan Gunung salak ini sebagai tempat suci karena dianggap sebagai tempat terakhir kemunculan Prabu Siliwangi.
  • Para pendaki juga mengaku pernah mendengar gamelan atau melihat penampakan saat mendaki Gunung Salak. Karenanya diharap untuk tidak mengeluarkan kata-kata kotor selama berada di wilayah Gunung Salak.
Jalur Pendakian Wisata Alam Gunung Salak
  • Sebagai salah satu destinasi wisata alam bagi para pecinta alam maupun pendaki, Gunung Salak memiliki jalur pendakian resmi seperti jalur Wana Wisata Cangkuang Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi, Wana Wisata Curug Pilung, Cimelati, Pasir Rengit, dan Ciawi. Selain itu masih ada jalur-jalur lain yang dibuat oleh para pendaki maupun masyarakat sekitar.
Mencoba Tantangan Wisata Alam Gunung Salak
  • Walaupun Gunung salak tidak setinggi Gunung Gede-Pangrango yang juga ada di Jawa Barat, namun bagi yang ingin Mencoba Wisata Alam Gunung Salak termasuk orang-orang yang hobi tantangan. Bisa dikatakan juga, bahwa Gunung Salak bisa menjadi salah satu destinasi wisata adrenalin di Jawa Barat. Tantangan terbesarnya adalah banyaknyanya jalur pendakian yang saling bersimpangan, akan membuat pendaki tersesat dan hilang. Juga Mitos Seputar Gunung Salak akan membawa nuansa tersendiri bagi para pencinta alam maupun pendaki yang berwisata ke Gunung Salak.

Demikianlah Artikel Travel kali ini tentang Wisata Alam dan Mitos Seputar Gunung Salak. Moga bermanfaat dan tetap cintai alam Indonesia.

Postingan terkait: