Tips Meningkatkan Karir Dengan Ucapan Bijak

Tips Meningkatkan Karir Dengan Ucapan Bijak ---Seperti pada blog Gaya Asli Blogspot ini, semua tergantung bagaimana saya mengisinya dengan tulisan. Tulisan yang memang sengaja ditulis untuk kebutuhan pembaca (manusia) dan kebutuhan pembaca mesin (robot.txt). Dengan begitu dari kedua sisi akan lancar dalam memahami isinya.

Begitu juga dengan karir seseorang di kantor, meningkat atau tidaknya tergantung dari ucapan kita. Baik ucapan kita saat presentasi, berhadapan dengan bos, ataupun saat bersosialisasi di lingkungan kerja. Dan ucapan yang paling ampuh untuk meningkatkan karir adalah dengan ucapan bijak.

Meningkatkan Karir Dengan Ucapan Bijak
Dan pada Artikel Karir berikut ini, ada beberapa Tips Meningkatkan Karir Dengan Ucapan Bijak yang bisa kita jadikan pembelajaran untuk diterapkan.

Menyampaikan Berita Buruk dengan Indah
Hindari menggunakan kata-kata yang bersifat eksplosif (meledak-ledak) saat menyampaikan berita buruk, seperti gagalnya suatu proyek ataupun berita lainnya yang berkonotasi merugikan. Cobalah untuk mengucapkan kata-kata yang lebih bijak seperti "belum beruntung" untuk menggantikan kata "rugi besar". Penggunaan kata "problem", "masalah", atau sejenisnya sudah dianggap kata eksplosif. Karena itu perlu dihindari.

Ucapan Menjadi Bumper
Pernah melihat bos uring-uringan karena ada masalah besar yang membuatnya pusing bukan kepalang? Cobalah untuk mengucapkan, "Bapak tenangkan diri saja dulu. Masalah itu biar kami yang menyelesaikan". Ini merupakan ucapan bijak yang sangat menyejukkan. Pun jika kita tidak mengucapkan kata bijak tersebut, tetap saja nanti kita akan diperintahkan oleh bos untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini menjadi peluang untuk Meningkatkan Karir Dengan Ucapan Bijak kita yang siap menyelesaikan masalahnya bos.

Menyikapi Perbedaan Pendapat
Saat dikantor, dalam menyikapi suatu masalah biasanya akan terjadi perdebatan sengit tentang penyebabnya. Oleh karena itu, jangan sampai terjadi perdebatan sampai melotot. ini tidak baik untuk karir kita. tetap tenang dan coba mainkan ucapan bijak berikut:
"Menurut pengalaman dan sejauh pengetahuan saya, hal tersebut sudah sesuai perhitungan. Bahwa ada yang beranggapan berbeda, hal itu sangat mungkin terjadi dan kemungkinan hal tersebut merupakan pengecualian yang tentu saja patut menjadi masukan kita semua."
Rayuan Maut
Untuk meningkatkan karir di kantor memamng dibutuhkan kemampuan dan kecakapan tinggi. Tapi apa tyang terjadi jika ada suapu pekerjaan yang kurang kita pahami? Keluarkan jurus rayuan maut. Lihat rekan kerja kita yang memiliki kemampuan dan kredibilitas terhadap pekerjaan kita. Rayu dia agar bisa membantu kita dengan senang hati. Praktekkan ucapan bijak,
"Wah...ide-idemu pasti sangat diperlukan untuk proyek ini! Apa yang telah aku planning sebelumnya seperti tidak sebagus ide-idemu. Kenapa aku aku bisa lupa mengajakmu dalam proyek ini?"
Jangan Pernah Tampak Bodoh
Pernahkah bos bertanya sesuatu tapi kita tidak tahu apa-apa tentang yang dia tanyakan? Jangan celimpungan apalagi sampai menjawab tidak tahu, kurang tahu, ataupun belum saya pelajari. Cobalah untuk mengulur waktu hingga kita bisa mencari jawabannya dengan ucapan bijak,
"Pak bagaimana jika saya kirim memo yang lebih detail nanti sore. Disitu lengkap dan bisa Bapak pelajari".
Menyikapi Pekerjaan Numpuk
Karyawan yang bagus dan produktif, biasanya juga sering mendapat pekerjaan yang numpuk dari bos. Alasannya karena ia percaya kita mampu melakukannya. Namun yang namanya manuysia pasti memiliki keterbasan. Cobalah untuk mengucapkan ucapan bijak sebagai penolakan atau penundaan halus seperti berikut:
"Memang semua tugas ini penting pak, namun saya akan membuat skala prioritas kerja"
Mengakui Kesalahan
Jika kita disidang karena suatu kesalahan yang tidak kita sadari dan menyebabkan perusahaan memanggil kita, maka akuilah kesalahan tersebut tanpa menyalahkan orang lain walaupun ada indikasinya. Cobalah berterima kasih karena sudah di beritahu kesalahannya dengan ucapan bijak berikuti ini:
"Saya akui ini memang keteledoran saya Pak. Terima kasih sudah mengingatkan dan sudilah untuk memberi saya waktu untu mempelajari kembali dan membenahi semua ini"
Menghadapi Kritik
Kritik sangat diperlukan untuk meningkatkan karir kita. Tanpa kritik terkadang kita terlena dan selalu merasa sempurna yang justru berbahaya terhadap karir kita. Tapi tidak dipungkiri juga terkadang kritik dijadikan alat untuk menjatuhkan kita dengan kritik yang menyakitkan hati. Jangan sampai menunjukkan amarah. Cobalah untuk menggunakan ucapan bijak:
"Saya sangat menghargai kritik Anda. Dan saya akan memikirkan saran Anda. Semoga bisa berguna untuk perkembangan kerja saya nanti. Terima kasih"
Itulah beberapa Tips Meningkatkan Karir Dengan Ucapan Bijak kali ini. baca juga Artikel karir sebelumnya tentang cara mengatasi rasa malu di lingkungan kerja. Moga bisa berguna bagi peningkatan karir kita dan selamat bekerja!

Postingan terkait: